Posts

LOMBA CIPTA PUISI JUSTIN BIEBER

Image
Oh woooah, oh woooooah, oh wooooah, oh. You know you love me, I know you care, you shout whenever and I’ll be there. You are my love, you are my heart and we will never ever ever be apart. Are we an item? girl quit playing, we’re just friends, what are you saying. Said there’s another, look right in my eyes, my first love broke my heart for the first time. And I was like… Baby, baby, baby oooooh, like baby, baby, baby noooooooo, like baby, baby, baby, ooooh. Thought you’d always be mine, mine. Siapa yang tidak mengetahui penggalan syair lagu diatas? Pasti hampir semua penggemar berat Justien Bieber tahu. Lagu Baby membawa penyanyinya melijit dari seorang remaja biasa menjadi remaja yang luar biasa (Superstar). Nah bagi Beliebers pasti mengetahui juga rencana kedatangan Justin Bieber ke Indonesia untuk mengadakan konser. Untuk itu saya mengajak Belibers ikut dalam lomba “Justin Bieber, My Idol”. Syarat dan ketentuan lomba sebagai berikut: 1. Peserta laki-laki atau perempuan 2. Ka...

Puisi-puisi Yandigsa

HITAM Hari kedua Januari dini hari, ketika embun-embun berzdikir dengan meluncur luruh di tetumbuhan dan membasahi bumi pesta kembang api pun belum sepenuhnya usai memecah langit malam dan suara gaduh terompet serta dentuman musik dari kantung-kantung desa di sudut sana masih menggoyang para pemabuk yang gila pada perempuan-perempuan maya Lewat dunia maya ketika kau sapa diriku cuma dua kata, aku bertemu pas ketika kau duduk di depan beranda rumahku di sudut desa yang dulu pernah kau tiduri Lalu ada hal lain yang mengganggu pikiranku tentang perasaan yang selama ini kau pendam kau mau melakukan pembunuhan hati dengan cara berbaring di atas ranjang malam yang kau siapkan Ini apa Lambreta Bukan ini Maya Apa yang kau lakukan di malam kedua bukanlah suatu pesta, melainkan membunuh kerinduanmu tentang puisi-puisi yang pernah kita larungkan di kedalaman mata kita masing-masing dan kau, aku, dia tertawa Kembali kau semai senyum yang memang dulu menghias sebagian sajakmu aku malu pada ke...

Cahaya

Image
Kucoba membuka kembali kenangan dalam keagungan kandunganmu. Mataku terpejam. Tak ada cahaya. Hanya gelap menemaniku. Aku memutar tubuhku, ketika tangan halusmu mengelus kepalaku penuh kasih. Begitu damainya, ibu. Aku yakin kau menjadi saksi ketika Allah memberikan pengetahuan bahwasanya hanyalah Allah, Tuhan yang patut disembah tiada duanya. Aku berikrar penuh khidmat wahai ibu. Ketika usiaku hampir genap sembilan bulan dalam kandunganmu, aku melihat peri kecil dalam penglihatanku dan kelak kuketahui mereka adalah Malaikat. Aku bertanya "Kapan aku akan melihat cahaya?". Mereka menjawab "Kelak kau akan melihat Matahari, Bulan dan Bintang. Akan tetapi cahaya yang paling terang adalah kasih sayang ibumu."

Kisah Manusia Bicara dengan Ikan Paus

Image
VIVAnews - Andrew Armour, pengelola Taman Kubuli di kepulauan Karibia, Dominika dikenal sebagai "Pembisik Paus". Ia mempunyai kemampuan berkomunikasi dengan Paus Sperma, terutama paus jantan muda yang bernama "Scar." "Begitu berada dalam air, saya mencoba menghubungi mereka dengan membuat suara-suara bising di air. Itu suara yang sama sepanjang waktu sehingga mereka tahu ini saya," katanya seperti diberitakan grindtv.com, 30 April 2010. Armour mengatakan, "Saya berbicara dengan mereka sepanjang waktu di air, dan mereka mulai datang." Armour telah dikenal 'Scar' sejak paus muda itu berenang mendekati kapalnya. Ia memiliki ciri khas luka di kepala dan sirip punggung. Ketika itu, Armour membuat senandung dan suara untuk berkomunikasi dengan Scar. Pada Januari, Scar yang berusia 10 tahun itu datang kembali, bahkan untuk pertama kalinya hadir bersama beberapa paus lain yang jauh lebih muda. Namun, pada Februari, Scar tak lagi muncul. "Say...

Fakta Ilmiah di Balik Segitiga Bermuda

Image
VIVAnews - Misteri melingkupi sebuah wilayah laut di dalam garis imajiner yang menghubungkan tiga wilayah yaitu Bermuda, Puerto Riko, dan Miami di Amerika Serikat. Ada yang menyebutnya 'Segitiga Setan', 'Limbo the Lost', 'Twilight Zone', dan yang paling tenar adalah sebutan 'Segitiga Bermuda -- terinspirasi dari artikel Vincent Gaddis di Majalah Argosy. Meski, dalam peta Amerika Serikat, The U. S. Board of Geographic, tak ada tempat bernama 'Segitiga Bermuda'. Wilayah ini jadi salah satu lokasi paling misterius, horor, dan menakutkan di muka Bumi. Apalagi, dalam sejarahnya, banyak kapal dan pesawat yang tertelan di lokasi itu. Legenda Segitiga Bermuda makin ramai diperbincangkan ketika pada 5 Desember 1945 pukul 14.10 waktu setempat, lima pesawat yang dipiloti para penerbang terlatih dari kesatuan Penerbangan 19 tiba-tiba hilang di segitiga itu. Padahal cuaca sedang cerah. Para pilot sempat meminta pertolongan lewat radio, namun, mereka tiba-tib...

Sebilah Sayab Bidadari. Memorilibia 7,9 SR.

Image
Judul: Sebilah Sayab Bidadari. Memorilibia 7,9 SR. Kumpulan Cerpen dan Puisi mengenang Gempa 7,9 SR Sumatra Barat. Penerbit: Pustaka Fahima Penulis: Dwi Januanto Nugroho, Nursalam AR, Fira Basuki, Abdullah Khusairi, Dyra Hadi, Nuril Annissa, Igoy el Fitra, Dea Anugrah, Benny Arnas, Asep Sambodja, Irawan Aji, Zelfeni Wimra, Timra Madana Pitri, Mariska Anggraini, Endik Koeswoyo, Yandigsa, Muhammad Sholihin, Raudhatul Usnami, Karina Anggara, Irawan Senda, Sulfiza Ariska, Akhyar Fuadi, Zandika Alexander, Silfia Hanani, Feryanto Heady, Darwis Ramadhan, Galuh Parantri, Arif Puji G. Luckty Giyan Sukarno, Bejo Halumajaro, Pamungkas WH, Gayatri Parikesit, Monica Petra Karunia, Sulistyawati, Rahmad Ibrahim, Haerul Ibrahim, Haerul Said, Addiarahman, Salman Aristo, Dewi "dee" Lestari, Muhammad Nasir, Muhammad Zikri. ISBN: 978-979-1355-64-3 Harga: Rp. 40.000,- Sebuah Proyek Amal Untuk Korban Gempa PROLOG Meraut Larik-larik Kisah di Balik Gempa “Untuk apa lagi prosa diproduksi? Ketika duni...

SCB dan Pembaharuan Estetika Puisi

Oleh : Nanang Suryadi (1) Sutardji Calzoum Bachri (SCB) sering membanggakan tahun-tahun masa kreatifnya tahun 1970-an. Ujarnya, “Tahun 1970-an adalah masa paling semarak dalam ekplorasi kesenian. Bukan hanya sastra tetapi juga dalam bidang seni lainnya: tari, teater, seni rupa. Dalam puisi berbagai perambahan dan pembebasan dilakukan.” Dengan mengacu kepada buku Korrie Layun Rampan Angkatan 2000 dalam Sastra Indonesia, SCB menunjukkan betapa sulitnya menemukan pembaharuan dalam sejarah sastra kita yang cukup panjang. Katanya, “Bolehlah dikatakan hampir selalu sejarah perpuisian modern sebagai suatu estafet Generasi berikutnya meski berlari sekencang abad teknologi ini, tetaplah masih saja memegang tongkat estafet dari generasi pendahulunya.” Ujarnya pula: “Pemikiran dan pembebasan puisi dari generasi sebelumnya, tahun 1970-an, masih merupakan landasan tempat bergerak dan bertumpunya kreatifitas penyair dari angkatan 2000-nya Korrie.” Hal tersebut bukanlah suatu yang mengherankan, karen...